, ,

Pemkab Sinjai Ajak Desa dan Kelurahan Bersatu Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

by -1055 Views

News Sinjai Utara  — Pemerintah Kabupaten Sinjai terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi perempuan serta anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Pemkab Sinjai kembali mengajak seluruh desa dan kelurahan untuk berkolaborasi dalam memperkuat perlindungan serta memperluas layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemkab Sinjai Ajak Desa dan Kelurahan Bersatu Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak

Upaya ini sejalan dengan visi daerah untuk mendorong pembangunan manusia yang inklusif, berkeadilan, dan berperspektif gender. Pertemuan lintas wilayah yang digelar DP3AP2KB menjadi wadah penting bagi desa dan kelurahan untuk saling belajar dan menyusun strategi perlindungan terbaik.

Baca Juga : Diskopnaker Sinjai Perkuat Kapasitas SDM 160 Pengurus KDKMP


Dorong Sinergi Lintas Desa dan Kelurahan

Dalam kegiatan yang melibatkan perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten Sinjai tersebut, pemerintah menekankan pentingnya sinergi semua pihak dalam upaya perlindungan perempuan dan anak. Setiap wilayah memiliki karakter dan tantangan yang berbeda, sehingga kerja sama dan pertukaran pengalaman dinilai sangat penting untuk menemukan pola perlindungan yang efektif.

Kepala DP3AP2KB Sinjai menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. “Kami ingin memastikan bahwa layanan yang diberikan pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena itu, kolaborasi desa dan kelurahan menjadi kunci dalam memperkuat perlindungan perempuan dan anak,” ujarnya.

Selain itu, desa dan kelurahan diharapkan mampu mengidentifikasi potensi kasus kekerasan, pernikahan usia anak, hingga persoalan kesejahteraan keluarga secara lebih cepat. Dengan pendekatan ini, pemerintah dapat memberikan penanganan yang lebih tepat sasaran dan responsif.


Fokus pada Pencegahan dan Penguatan Layanan

Pemkab Sinjai juga menekankan pentingnya penguatan sektor pencegahan, bukan hanya penanganan. Melalui sosialisasi, edukasi, dan monitoring berkelanjutan, desa dan kelurahan diharapkan bisa membangun sistem perlindungan berbasis komunitas.

Program pemberdayaan perempuan, pengasuhan positif, hingga edukasi hak-hak anak menjadi bagian dari materi yang disampaikan dalam pertemuan ini. Tujuannya agar masyarakat tidak hanya memahami risiko kekerasan, tetapi mampu mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Di sisi lain, DP3AP2KB mengajak perangkat desa dan kelurahan untuk memaksimalkan layanan seperti Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) dan Forum Anak. Sarana ini dapat menjadi ruang konsultasi, pembinaan, dan pendampingan bagi keluarga dan anak yang membutuhkan dukungan.


Bergerak Bersama Wujudkan Sinjai Kabupaten Layak Anak

Pemerintah Kabupaten Sinjai menargetkan peningkatan status Kabupaten Layak Anak (KLA) dalam beberapa tahun ke depan. Dengan melibatkan desa dan kelurahan, pemerintah berharap seluruh ekosistem sosial dapat bergerak bersama dalam menghadirkan sistem perlindungan yang solid.

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika semua elemen bergerak, maka Sinjai dapat menjadi daerah yang aman dan nyaman bagi semua,” tandas pemerintah daerah.

Melalui kerja sama yang semakin erat antara pemerintah dan desa-kelurahan, Sinjai optimistis dapat memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan terbaik bagi warganya, khususnya perempuan dan anak.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.