News Sinjai Utara— Pengurus Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Muhammadiyah Sinjai (UMSi) menggelar Sekolah Redaksi di Kantor Redaksi Sinjai Info, Selasa (18/11). Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam bidang jurnalistik, khususnya penulisan berita dan pengelolaan ruang redaksi media digital.

Penguatan Kompetensi Jurnalistik Mahasiswa
Kegiatan Sekolah Redaksi diikuti oleh pengurus dan mahasiswa KPI UMSi angkatan terbaru. Mereka mendapat kesempatan untuk belajar langsung dari tim redaksi Sinjai Info yang telah berpengalaman dalam produksi konten berita lokal maupun pengelolaan platform media daring.
Baca Juga : Kemah Pimpinan IMM FEHI Jadi Momentum Konsolidasi dan Penguatan Visi Ikatan
Ketua Prodi KPI UMSi, Muhammad Ridwan, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum praktis untuk memperkuat kemampuan mahasiswa menghadapi dinamika dunia pers.
“Mahasiswa tidak cukup hanya belajar teori di kelas. Mereka harus melihat bagaimana ruang redaksi bekerja, bagaimana sebuah berita diproduksi, diverifikasi, hingga dipublikasikan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi kampus dengan media lokal menjadi fondasi penting bagi pengembangan kompetensi mahasiswa di era digital.
Sinjai Info Berbagi Pengalaman Keredaksian
Pimpinan Redaksi Sinjai Info, Andi Fadli, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya etika jurnalistik dan verifikasi informasi dalam proses produksi berita.
“Kami ingin mahasiswa memahami bahwa kecepatan memang penting, tetapi akurasi adalah segalanya. Di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi, tugas jurnalis adalah menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran,” kata Fadli.
Dalam sesi materi, tim redaksi juga memperkenalkan teknik news gathering, manajemen konten, hingga strategi membangun kanal informasi yang informatif dan terpercaya untuk masyarakat Sinjai.
Praktik Lapangan dan Simulasi Penulisan Berita
Selain materi teori, peserta juga mengikuti praktik lapangan berupa simulasi rapat redaksi, penulisan straight news, serta editing naskah. Mahasiswa diminta menyusun berita dari data lapangan yang disediakan dan kemudian dipresentasikan untuk mendapatkan koreksi dari tim redaksi.
Salah satu peserta, Nur Aisyah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan tersebut.
“Selama ini saya hanya belajar menulis berita di kelas. Di sini saya melihat langsung bagaimana jurnalis bekerja setiap hari. Ini membuka wawasan saya bahwa dunia pers sangat dinamis,” katanya.
Harapan Kerja Sama Berkelanjutan
Baik pihak UMSi maupun Sinjai Info berharap kegiatan kolaboratif ini dapat terus digelar secara rutin. Sinjai Info bahkan membuka peluang magang bagi mahasiswa KPI UMSi yang ingin menambah pengalaman kerja di dunia jurnalistik.
“Semoga melalui program seperti ini lahir jurnalis muda dari Sinjai yang profesional, kritis, dan berintegritas,” ujar Ketua Prodi KPI UMSi.
Penutup
Program Sekolah Redaksi di Kantor Sinjai Info menjadi momentum penting bagi mahasiswa KPI UMSi dalam memperkuat keterampilan jurnalistik mereka. Dengan kolaborasi akademik dan media lokal, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan generasi baru jurnalis muda yang siap bersaing di era informasi digital.








