News Sinjai Utara – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Sekitar pukul 12.10 WITA, hujan deras disertai angin kencang mengguncang sejumlah wilayah selama kira-kira 15 menit, namun dampaknya sangat nyata dan meluas.

Dampak Kerusakan: Pohon Tumbang hingga Rumah Rusak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai mencatat setidaknya 23 pohon tumbang di tiga kecamatan: Sinjai Utara, Sinjai Selatan, dan Sinjai Timur. Beberapa di antaranya tumbang tepat di pemukiman, menimpa rumah dan fasilitas publik.
Baca Juga : Bunda PAUD Sinjai Dukung Percepatan Layanan PAUD HI
Sebanyak lima rumah warga dilaporkan langsung roboh karena tertimpa pohon, sementara 11 rumah lain mengalami kerusakan atap akibat terpaan angin kencang. Selain itu, dua unit sepeda motor rusak setelah tertimpa puing dari pohon tumbang.
Fasilitas Umum Terkena Imbas
Tak hanya rumah, sejumlah fasilitas publik juga mengalami kerusakan. Atap Auditorium Andi Asikin rusak parah, garasi armada pemadam kebakaran mengalami kerusakan, dan sebuah showroom Yamaha di Kelurahan Biringere juga terdampak.
Di beberapa titik, akses jalan sempat terganggu karena pohon tumbang menutup ruas jalan. Contohnya di Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Selatan, bagian poros Sinjai–Bulukumba dipenuhi puing kayu dan ranting.
Gangguan Aliran Listrik & Telekomunikasi
Akibat kerusakan pohon dan jaringan, sebagian wilayah sempat mengalami pemadaman listrik dan gangguan telekomunikasi. Meski demikian, BPBD melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa dari insiden ini.
Tindak Lanjut & Penanganan Darurat
Menanggapi peristiwa ini, BPBD Sinjai langsung menurunkan tim bersama TNI, Polri, PLN dan perangkat daerah terkait untuk melakukan pembersihan pohon tumbang dan membuka akses jalan. Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi juga aktif melakukan pemantauan dan penilaian kerusakan di lokasi-lokasi terdampak.
Menurut Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave Amier, fenomena cuaca seperti ini kemungkinan akan terus terjadi di beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat berada di bawah pohon besar atau bangunan yang rentan angin kencang.
Imbauan Pemerintah Daerah
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, telah menginstruksikan agar perangkat daerah seperti BPBD, kecamatan, dan kelurahan melakukan pemantauan cuaca secara intensif. Ia juga meminta warga untuk melaporkan segera bila menemukan kondisi berisiko dan menghindari aktivitas di kawasan rawan tumbangnya pohon.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa langkah pemulihan awal, seperti perbaikan jaringan listrik dan telekomunikasi, serta bantuan untuk warga terdampak, tengah diprioritaskan.








